Dalam sebuah fase hidup, pertemuan
akan jadi menyenangkan jika kebahagiaan datang bersama moment tersebut. Bukan
hanya sekedar memperlebar silahturahmi tetapi bisa juga sebagai kesempatan baik
dalam mengembangkan kemampuan hidup seseorang.
Begitu pula muda mudi yang tengah
mencari pasangan. Menginginkan hal baik dalam pertemuan adalah hal fitrah
sebagai manusia yang beradab dan bertuhan. Jika saja semua hal tersebut bisa
dikendalikan, tentu saja tidak akan ada airmata dan kesedihan.
Berapa banyak kisah-kisah asmara yang
selalu saja menimbulkan pertanyaan, apakah tidak ada cinta sejati? Apakah cinta
tulus itu ada? Lalu berbondong-bondonglah anak-anak muda mencari-cari
kenyamanan, berupaya menjadi seseorang yang paling dikasihi dan kadang malah
menampilkan sosok di luar batas kemampuan diri. Itu semua demi upaya mencapai
posisi untuk mendapatkan tempat di hati seseorang.
Tapi di luar itu semua jalan Tuhan
sudah ditentukan. Bagaimana pun semua akan kembali ke niat masing-masing
individu untuk memanfaatkan pertemuan sebagai ajang cari jodoh, pekerjaan,
ataupun bantuan yang lebih luas.
Dan yang perlu diingat adalah ketika
kita memulai sesuatu dengan niat yang tulus, niscaya Tuhan akan memudahkan
jalannya.